Senin, 25 Juni 2012

BARSATEJI

         Saya Raka Bagja S (@rakapoy) (083821817883) (X TKJ 1) sekarang (XI TKJ 1)(SMKN 13 Bandung) mau nyeritain apa sih BARSATEJI itu ? yuu mari :)

         Di SMKN 13 Bandung lebih jeronya di jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan lebih jeronya lagi di taun ajaran 2011-2012, dimana sebuah kisah ini dimulai, dimana ada sebuah grup yang bernama BARSATEJI (barudak sapuluh tkj hiji) yang tentu grup itu lahir dan berlokasi di X TKJ 1 atuh hahaha :D . Grup ini beranggotakan 25 jalu jeung 7 bikang + 1 wali kelas tercinta, waw kan ! =)) hahaha walaupun kelas kami lebih banyak jalunya tapi si sevenstar (bikang) itu gak tertindas kok :) . nah menurut gue grup BARSATEJI ini merupakan grup paling komplit dari segala aspek kehidupan, terdapat beberapa PRESTASI BARSATEJI, yaitu :

a. Solid
    Grup BARSATEJI emang udah dikenal solidaritas yang erat banget nih sama sekolah pemirsa, mulai dari guru, temen seangkatan sampe kaka kelas aja bilang gitu waaaah betapa senengnya kami :)) hahaha dalam unsur "solid" ini kami menginginkan apa yang dirasakan oleh para anggota itu ikut terasa oleh anggota lainnya lamun sorangan-sorangan lain BARSATEJI ngarana hahaha :) dan solid ini harusnya emang ada pada setiap orang sih, soalnya dilihat dari sisi kehidupan manusia gakan pernah hidup sendiri melainkan hidup dengan membutuhkan orang lain sebagai pendamping, jadi maka dari itu "solid" harus ditanamkan pada anggota BARSATEJI ini agar  masa depan mereka saaloh mencrang, amin :) wkwkwk

b. Kompak
    Grup ini juga dikenal dengan kekompakannya yang tiada tara pemirsa, kekompakan kami membuat semua orang bisa meniru sisi baik kita , sejak pertama kami masuk X TKJ 1 "kompak" emang belum bisa dirasakan langsung sih da emang can karenal kan ? hahaha :D tapi beberapa hari bahkan minggu kekompakan itu udah bisa dirasakan contohnya waktu "bubar semua angkatan TKJ" coba kalian lihat betapa kompaknya kelas kita :) apalagi sekarang kompaknya kita tuh gaada di grup lain jadi nama "kompak" layak diberikan pada kelas kita :)

c. Futsal
    Tah yang satu ini mah sudah  menjadi kewajiban bagi para nggota BARSATEJI, disini kami diwajibkan melaksanakan sebuah kegiatan positif yaitu "FUTSAL" kalo belum futsal bersama namanya bukan anak BARSATEJI (kecuali anak cewe yah) hehehe :D kami biasa melaksanakan kegiatan ini di resko futsal ato disekolah, nah namun belakangan ini kami sering main disekolah karna faktor GRATIS hehehe :D mengapa kami wajib melakukan ini ? karna di 13 ini sehari-harinya penuh dengan yang namanya "BELAJAR" apalagi belajar kimia udah paling ga ngerti lah mialoh(terutama saya sendiri), selain belajar juga kami dipadatkan dengan banyaknya tugas dari guru-guru tercinta :* jadi menyebebkan aliran darah di otak tersumbat dan kemungkinan berakibat stroke juga bisa menyebabkan K.O =)) hahaha #edanserem nah maka dari itu "Futsal" dimasukan kedalam PRESTASI BARSATEJI.

d. Gayor
    Nah mun ieu mah sudah menjadi kebiasaan BARSATEJI walaupun gak semua anggota melaksanakan GAYOR tapi kebiasaan ini sudah melekat hampir 90% pada kejiwaan personel BARSATEJI hahaha :) disini kami menggayor tidak sembarang orang tapi sesuai dengan kebutuhan dan selera para penggayor =)) hahaha terutama para jalu yang menggayorna teu kira kira komo si _____ mah :D wkwkwk tapi itulah hak seorang manusia yaitu mencintai seseroang dan mungkin dicintai oleh seseorang :) ahahaha

e. musik
    kelas kami merupakan kelas yang sangat doyan dengan yang namanya "MUSIK" nah di kelas kami juga terdapat beberapa penyanyi yaitu yang benomor absen 1 sampai 32 hehe :D suara para anggota BARSATEJI itu boleh dibilang sangat merdu sampe sampe suara mariah carey aja bisa "dikecot" dikit wkwkwk =)) saat musik dinamis dimainkan oleh barudak, kadang telinga dan mulut ini ingin terus menyanyikan juga mendengarkan alunan musik dinamis tersebut :) dan lagu yang dimainkan itu beraneka ragam aliran dan generasinya, mulai dari slow rock, speed rock, metalcore, hardcore, skatepunk dan lagu yang kami mainkan berasal dari generasi yang berbeda mulai dari tahun 1975, 1987, 1996 dan sampai sekarang itulah hebatnya "padus" BARSATEJI hahaha :) jadi nama "MUSIK" layak dimasukan ke PRESTASI BARSATEJI.
 
         Nih nama anggota lengkap kami :
1.   Abdul
2.   Achmad
3.   Ahmad
4.   Jody
5.   Arip
6.   Bhatara
7.   Fadhil
8.   Farhan
9.   Firas
10. Funny
11. Ghazi
12. Hilman
13. Ichsan
14. Idza
15. Irpan
16. Laras
17. Lia
18. M. Alan
19. M. Aulia
20. M. Faisal
21. M. Ilyas
22. M. rifqi
23. Novi
24. Nurani
25. R. Bangbos
26. Raka
27. Rendi
28. Saldia
29. Tumangger yoel
30. Yanuar
31. Yusuf Nur
32. Yusuf Syah
33. Pa Cosa

     Suka duka dan pahit manisnya hidup disekolah terutama dikehidupan BARSATEJI sudah banyak kami rasakan pemirsa dan mungkin rasanya sulit dilupakan, tapi itulah namanya kehidupan yang berjalan apa adanya dan tidak bisa diputar kembali walau hanya 1  menit :) jadi jalani aja apa adanya yaaa ;)

     Namun dibalik mengkilap dan banyaknya PRESTASI BARSATEJI, ada pula kesalahan yang sering kami buat, kesalahan memang sering kami lakukan baik disengaja maupun tidak disengaja dan mungkin hampir mengotori nama baik BARSATEJI, tapi karena manusia bersifat ingin dihargai maka dari itu jika kami membuat suatu masalah pada siapapun baik guru, teman, kaka kelas dan siapapun itu kami langsung meminta maap agar kami bisa dihargai dan mungkin nama baik kami "herang" deui ;)) hahaha

     tapi sekarang waktu terus berjalan dan kami pun sepertinya bakal dipecah, tapi ini bukan berarti akhir dari sebuah cerita kawan, kalem welah :)) dan saya harap sisi baik grup BARSATEJI ini dapat menjadi "teladan" bagi anggota bahkan semua orang yang udah membaca, memahami dan merenungkannya ;) semoga bermanfaat yaaaa :)

    mungkin hanya ini saja yang bisa saya jelaskan pengertian dari BARSATEJI ini dan apabila mun bade konsultasi silahkan hubungi nomor dibawah ini, enya weh da kuis hahaha =)) teu ketang bisa langsung tanyakan ke akun twitter kami :) saya Raka Bagja sekian dari saya, muach :*

wassalamualaikum wr.wb.

WARNING !
HAMPURA BILIH AYA KATA-KATA NU MENYINGGUNG PEMIRSA
INI HANYA HIBURAN SEMATA
BRAVO X TKJ 1 !
@BARSATEJI
»»  lanjut yuuu :)

Senin, 23 April 2012

Alamat IP versi 4 dan Subnet Mask


     Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host, bila host yang ada di seluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6. Contoh alamat IP versi 4 adalah 192.168.0.3.

Kelas Alamat IP Oktet pertama
(desimal)
Oktet pertama
(biner)
Digunakan oleh
Kelas A 1–126 0xxx xxxx Alamat unicast untuk jaringan skala besar
Kelas B 128–191 10xx xxxx Alamat unicast untuk jaringan skala menengah hingga skala besar
Kelas C 192–223 110x xxxx Alamat unicast untuk jaringan skala kecil
Kelas D 224–239 1110 xxxx Alamat multicast (bukan alamat unicast)
Kelas E 240–255 1111 xxxx Direservasikan;umumnya digunakan sebagai alamat percobaan (eksperimen); (bukan alamat unicast)

Kelas A

Alamat-alamat kelas A diberikan untuk jaringan skala besar. Nomor urut bit tertinggi di dalam alamat IP kelas A selalu diset dengan nilai 0 (nol). Tujuh bit berikutnya—untuk melengkapi oktet pertama—akan membuat sebuah network identifier. 24 bit sisanya (atau tiga oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Ini mengizinkan kelas A memiliki hingga 126 jaringan, dan 16,777,214 host tiap jaringannya. Alamat dengan oktet awal 127 tidak diizinkan, karena digunakan untuk mekanisme Interprocess Communication (IPC) di dalam mesin yang bersangkutan.

Kelas B

Alamat-alamat kelas B dikhususkan untuk jaringan skala menengah hingga skala besar. Dua bit pertama di dalam oktet pertama alamat IP kelas B selalu diset ke bilangan biner 10. 14 bit berikutnya (untuk melengkapi dua oktet pertama), akan membuat sebuah network identifier. 16 bit sisanya (dua oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Kelas B dapat memiliki 16,384 network, dan 65,534 host untuk setiap network-nya.

Kelas C

Alamat IP kelas C digunakan untuk jaringan berskala kecil. Tiga bit pertama di dalam oktet pertama alamat kelas C selalu diset ke nilai biner 110. 21 bit selanjutnya (untuk melengkapi tiga oktet pertama) akan membentuk sebuah network identifier. 8 bit sisanya (sebagai oktet terakhir) akan merepresentasikan host identifier. Ini memungkinkan pembuatan total 2,097,152 buah network, dan 254 host untuk setiap network-nya.

Kelas D

Alamat IP kelas D disediakan hanya untuk alamat-alamat IP multicast, sehingga berbeda dengan tiga kelas di atas. Empat bit pertama di dalam IP kelas D selalu diset ke bilangan biner 1110. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host. Untuk lebih jelas mengenal alamat ini, lihat pada bagian Alamat Multicast IPv4.

Kelas E

Alamat IP kelas E disediakan sebagai alamat yang bersifat "eksperimental" atau percobaan dan dicadangkan untuk digunakan pada masa depan. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan biner 1111. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.



SUBNET MASK QUICK REFERENC








Mask Length Host Bit Length Math Max Hosts Subnet Mask Mask Octet Binary Mask Subnet Length
/32 0 2^0 1 255.255.255.255 4 11111111 0
/31 1 2^1 2 255.255.255.254 4 11111110 1
/30 2 2^2 4 255.255.255.252 4 11111100 2
/29 3 2^3 8 255.255.255.248 4 11111000 3
/28 4 2^4 16 255.255.255.240 4 11110000 4
/27 5 2^5 32 255.255.255.224 4 11100000 5
/26 6 2^6 64 255.255.255.192 4 11000000 6
/25 7 2^7 128 255.255.255.128 4 10000000 7
/24 8 2^8 256 255.255.255.0 3 11111111 8
Kelas C
/23 9 2^9 512 255.255.254.0 3 11111110 9
/22 10 2^10 1,024 255.255.252.0 3 11111100 10
/21 11 2^11 2,048 255.255.248.0 3 11111000 11
/20 12 2^12 4,096 255.255.240.0 3 11110000 12
/19 13 2^13 8,192 255.255.224.0 3 11100000 13
/18 14 2^14 16,384 255.255.192.0 3 11000000 14
/17 15 2^15 32,768 255.255.128.0 3 10000000 15
/16 16 2^16 65,536 255.255.0.0 2 11111111 16
Kelas B
/15 17 2^17 131,072 255.254.0.0 2 11111110 17
/14 18 2^18 262,144 255.252.0.0 2 11111100 18
/13 19 2^19 524,288 255.248.0.0 2 11111000 19
/12 20 2^20 1,048,576 255.240.0.0 2 11110000 20
/11 21 2^21 2,097,152 255.224.0.0 2 11100000 21
/10 22 2^22 4,194,304 255.192.0.0 2 11000000 22
/9 23 2^23 8,388,608 255.128.0.0 2 10000000 23
/8 24 2^24 16,777,216 255.0.0.0 1 11111111 24
Kelas A








SUBNET MASK QUICK REFERENCE








Mask Length Host Bit Length Math Max Hosts Subnet Mask Mask Octet Binary Mask Subnet Length
/32 0 2^0 1 255.255.255.255 4 11111111 0
/31 1 2^1 2 255.255.255.254 4 11111110 1
/30 2 2^2 4 255.255.255.252 4 11111100 2
/29 3 2^3 8 255.255.255.248 4 11111000 3
/28 4 2^4 16 255.255.255.240 4 11110000 4
/27 5 2^5 32 255.255.255.224 4 11100000 5
/26 6 2^6 64 255.255.255.192 4 11000000 6
/25 7 2^7 128 255.255.255.128 4 10000000 7
/24 8 2^8 256 255.255.255.0 3 11111111 8
Kelas C
/23 9 2^9 512 255.255.254.0 3 11111110 9
/22 10 2^10 1,024 255.255.252.0 3 11111100 10
/21 11 2^11 2,048 255.255.248.0 3 11111000 11
/20 12 2^12 4,096 255.255.240.0 3 11110000 12
/19 13 2^13 8,192 255.255.224.0 3 11100000 13
/18 14 2^14 16,384 255.255.192.0 3 11000000 14
/17 15 2^15 32,768 255.255.128.0 3 10000000 15
/16 16 2^16 65,536 255.255.0.0 2 11111111 16
Kelas B
/15 17 2^17 131,072 255.254.0.0 2 11111110 17
/14 18 2^18 262,144 255.252.0.0 2 11111100 18
/13 19 2^19 524,288 255.248.0.0 2 11111000 19
/12 20 2^20 1,048,576 255.240.0.0 2 11110000 20
/11 21 2^21 2,097,152 255.224.0.0 2 11100000 21
/10 22 2^22 4,194,304 255.192.0.0 2 11000000 22
/9 23 2^23 8,388,608 255.128.0.0 2 10000000 23
/8 24 2^24 16,777,216 255.0.0.0 1 11111111 24
Kelas A
»»  lanjut yuuu :)

Senin, 16 April 2012

Install Android di PC

Android – bagi yang belum tahu – adalah jenis Operating system (OS) untuk jenis perangkat mobile berbasis Linux. Android menyediakan source code bagi developer untuk mengembangkan aplikasi yang digunakan dalam perangkat bergerak. Android secara normal hanya bisa dipakai untuk perangkat mobile/seluler. Terus, bagaimana kalau ingin mencoba menggunakan Android tapi kita tidak memiliki perangkat mobile khusus Android ?
Berikut cara mencicipi Android ke dalam perangkat PC :


1. Melalui Android Live CD.
Dengan Android Live CD, Sistem Operasi Android dapat menjadi suatu OS portable di dalam perangkat PC. Kita bisa menjalankan melalui media CD, Flash Disc atau melalui Virtual machine (VMWare atau Virtual Box). Caranya :


1.     Download terlebih dahulu ISO Live Android di situs ini, file ISO terpecah menjadi 2 part yaitu liveandroidv0.3.iso.001 dan liveandroidv0.3.iso.002. Untuk menggabungkan menjadi satu file ISO, join menggunakan HJSplit


2.     File ISO berukuran sekitar 170 MB. Selanjutnya file tersebut harus kita burn ke dalam CD atau dengan menggunakan Aplikasi UnetBootin (software bisa didownload di sini) file ISO Android tadi bisa menjadi Live USB. Atau langsung bisa kita gunakan untuk virtual machine seperti VirtualBox.


3.     Booting komputer kita melalui CD/USB Flash Disc tadi atau silakan buat dan jalankan Virtual Machine kita.


4.     Android bisa kita nikmati di PC secara portable/virtual.


5.     Tips : gunakan Alt+F1 atau Alt+F7 untuk mengubah bentuk GUI (grafis) ke bentuk Console dan sebaliknya. Busybox telah ditambahkan dalam Android ini. Untuk komputer dengan koneksi LAN kita bisa setting IP Address dengan cara ketikkan :
IP Address : ifconfig eth0 alamat-IP-Kamu netmask Subnet mask Kamu
Default Gateway : route add default gw Alamat-Gateway-Kamu dev eth0
DNS Address : setprop net.eth0.dns1 DNS-Kamu


6. Untuk menginstall sebuah aplikasi (app) caranya :
·         Download file *apk langsung dari browser bawaan Live Android
·         Cari file *apk hasil download, tersimpan di sdcard/download
·         tekan ALT+F1 pada keyboard untuk masuk ke menu console
·         ketikkan perintah : cp /sdcard/download/* /system/app
·         kemudian set permission dengan ketikkan perintah chown 1000:1000 /system/app/*
·         kembali ke menu GUI dengan menekan tombol ALT + F7
·         You’ll see app now.
================================================================
2. Melalui/Membuat Emulator Android
Android Emulator sengaja disediakan gratis oleh pengembang Android untuk mencoba aplikasi dan menjalankan Android melalui PC Desktop. Langkah-langkah membuat Android Emulator adalah sebagai berikut :


1. Pastikan komputer sudah terinstall aplikasi Java, Java Runtime dan Java SE Development Kit. Jika belum silakan install aplikasi Java Development Kit terlebih dahulu, download aplikasinya di sini.


2. Install aplikasi Eclipse, download aplikasinya di sini. Pilih Eclipse IDE for Java Developers atauEclipse Classic. Jika komputer sudah terinstall Eclipse pastikan minimal versi Galileo.


3. Download dan Install/Ekstrak Android SDK Starter Package. Download di sini. Jika kamu download file *.zip/*.tgz, cukup unpack/ekstrak file tersebut. Pada umumnya, setelah diekstrak akan terdapat folderandroid-sdk-[nama machine]. Ingat lokasi hasil ekstrakan. Hal ini akan dipakai ketika melakukan setting ADT Plugin atau memasang SDK Tool melalui command line.


4. Setting path Android, Untuk OS Linux, misal Android-sdk tadi diekstrak di /home/mashendri/android maka silakan edit file ~/.bash_profile atau ~/.bashrc, tambahkan export PATH=/home/mashendri/android/tools. Untuk Windows klik kanan My Computer > Properties > Tab Advanced > Environment Variables > double klik pada PATH, tambahkan lokasi dimana android-sdk berada (misal android-sdk diekstrak di c:/android maka path yang ditambahkan c:/android/tools). Setting PATH ini sebenarnya bersifat optional ketika kita ingin melakukan suatu konfigurasi android melalui console/command line.


5. Download Android SDK Platform-tools dan pilih versi Android yang dikehendaki. Jika menggunakanAndroid SDK Manager tinggal centang versi yang diinginkan > klik Install xxpackages (xx tergantung berapa yang harus terinstall). Selanjutnya pada window Choose packages to install > pilih Accept all >Install. Silakan tunggu proses downloading.
Alternatif (1) (Install Offline) :
·         Download Android SDK Platform tools di sini.
·         Download versi Android yang diinginkan. (  Froyo, Gingerbread, Honeycomb )
·         Buat folder baru di folder hasil ekstrak/install Android SDK (lih. tahap no 3) bernama temp.
·         Copy file Android SDK Platform tools dan Platform android yang diinginkan ke dalam folder temp tadi. Ingat jangan diekstrak, biarkan berekstensi *.zip.
·         Jalankan android SDK Manager. Install yang diperlukan saja yaitu Android SDK Platform Tools dan SDK Platform Android yang dipilih. Double klik paket yang tidak diinginkan agar tidak terinstall. Jangan klik Install.
·         Disable koneksi internet, karena kedua file (Android SDK Platform Tools dan SDK Platform Android) sudah kita download sebelumnya. Baru kemudian klik Install.
·         Jika muncul tampilan ADB Restart pilih Yes.
Alternatif (2) ( Pasang/tambahkan plugin untuk Eclipse, namanya ADT Plugin )
·         Jalankan Eclipse > Pilih workspaces (jadikan satu saja dengan folder android-sdk).
·         Klik Help > Install New Software
·         Klik Add pada pojok kanan atas, pada kolom Name isikan ADT Plugin sedangkan location isikanhttps://dl-ssl.google.com/android/eclipse/ | Jika koneksi internet lambat ganti https menjadi http > Klik OK
·         Tunggu sebentar sampai muncul pilihan Developer Tools > klik Next > Jendela Install detail > KlikNext
·         Ada 3 lisensi yang mesti kita perhatikan ( Apache licenses dan 2 BSD Licenses), pilih I accept the term…. > Finish.
·         Proses menginstall software. Tunggu sampai proses install selesai.
·         Jika proses selesai, klik menu Windows pada Eclipse> Android SDK and AVD Manager
·         Muncul jendela Android SDK dan AVD Manager > pilih Available packages > pilih/centang minimalDocumentation For Android SDK, SDK Platform For Android, Samples for SDK (versi sesuai yang diinginkan) > tunggu proses download dan installasinya.


6. Jika semua paket sudah terinstall dengan benar pada Android SDK dan AVD Manager pilih Virtual Devices > pilih New


7. Membuat AVD (Android Virtual Devices), yaitu tools untuk membuat perangkat bergerak secara virtual.
·         Name : isikan versi andrroid kita, misal Android Gingerbread
·         Target : pilih yang ada dan yang terbaru. Kalo Gingerbread berarti pilih Android 2.3 – API Level x (x = angka/pilih yang terbaru)
·         SD Card : isikan berapa (MiB) SD Card yang akan kita pasang dalam AVD. Isi minimal 2 GB/2000 MB
·         Terakhir, Create AVD.


8. Jalankan AVD dengan klik Start… pada list AVD yang telah kita buat di atas. Muncul jendela Launch Option > klik Launchs


9. Android Emulator telah selesai kita buat. Proses booting/start-up Android memang agak lama, jadi harap bersabar menunggu

»»  lanjut yuuu :)

Model OSI Seven Layer

Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model). 

Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.

Model referensi ini pada awalnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
  • Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.
  • Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.
  • Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati.

Pemerintah Amerika Serikat mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Meski demikian. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.

OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata, semacam TCP/IP, DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protocol stack) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.


 



Lapisan ke- Nama lapisan Keterangan
7 Application layer Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
6 Presentation layer Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
5 Session layer Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
4 Transport layer Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
3 Network layer Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
2 Data-link layer Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
1 Physical layer Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.
    
»»  lanjut yuuu :)

Selasa, 06 Maret 2012

Teknologi WAN



1.) Circuit Switching

Dalam dunia telekomunikasi, jaringan circuit switching adalah jaringan yang mengalokasikan sebuah sirkuit (atau kanal) yang dedicated di antara nodes dan terminal untuk digunakan pengguna untuk berkomunikasi. Sirkuit yang dedicated tidak dapat digunakan oleh penelepon lain sampai sirkuit itu dilepaskan, dan koneksi baru bisa disusun. Bahkan jika tidak ada komunikasi berlangsung pada sebuah sirkuit yang dedicated, kanal tersebut tetap tidak dapat digunakan oleh pengguna lain. Kanal yang dapat dipakai untuk hubungan telepon baru disebut sebagai kanal yang idle.Sistem telepon zaman dahulu merupakan contoh penggunaan circuit switching. Pelanggan meminta operator untuk menghubungkan mereka dengan pelanggan lain, yang mungkin berada pada yang sama, atau melalui sebuah inter-exchange link dan operator lain. Dimanapun posisi para pelanggan ini, tetap terbentuk sebuah koneksi antar telepon kedua pelanggan selama hubungan telepon berlangsung. Kawat tembaga yang sedang digunakan untuk koneksi ini tidak dapat digunakan untuk hubungan telepon lain, walaupun para pelanggan ini tidak sedang berbicara dan jalur ini dalam kondisi tidak digunakan (silent).

2) Packet Switching
Packet Switching Merupakan pengembangan dari Circuit Switching merupakan jaringan telekomunikasi yang awalnya digunakan untuk komunikasi suara seperti telephone. Dengan perkembangan komunikasi data circuit switching mulai melakukan transmisi bukan hanya suara tetapi juga data. Pada koneksi suara circuit switching bekerja baik karena sebagian waktu dipakai untuk satu pihak, seperti halnya telephone antara dua orang yang bergantian berbicara. Akan tetapi pada koneksi maupun komunikasi data waktu yang dipakai terbuang, misal koneksi dari satu host ke server akan banyak waktu nya idle. Sehingga circuit switching kurang efisien diterapkan pada komunikasi data.

Packet Switching merupakan suatu teknik komunikasi data yang terjadi pada Protocol WAN dimana data ditranmisikan kedalam paket-paket data dan apabila terdapat suatu data atau message panjang dan melebihi kapastitas transmisi akan dipotong menjadi barisan-barisan paket yang kecil. Setiap paket untuk dikirim terdiri dari data user dan info control. Info control sendiri merupakan suatu info pada paket data dan berisi alamat tujuan dimana paket tersebut dapat ditransfer melalui jaringan untuk mencapai tujuan.

3) Frame Relay




Frame relay merupakan protocol WAN yang mempunyai performance tinggi yang bisa memberikan koneksi jaringan WAN sampai 2,048 Mbps (dan bahkan bisa lebih tinggi) ke berbagai belahan dunia. Frame relay menggunakan circuit virtual untuk koneksi site-2 dan memberikan lebar pipa bandwidth berskala yang bisa dijamin (dengan menggunakan apa yang disebut sebagai CIR- committed information rate). Frame relay begitu popular karena penawaran bandwidth yan berskala melalui jalur digital. Dengan menggunakan konfigurasi standard frame relay akan merupakan cara yang sederhana untuk meminimalkan masalah jaringan-2 frame relay.
Frame relay didesign untuk transmisi digital melalui medium yang sudah handal, yang pada umumnya adalah fiber optic, bandingkan dengan jaringan yang menggunakan X.25 yang pada awalnya didesign untuk jaringan transmisi analog melalui medium yang dianggap tidak handal seperti standard line telpon.

Berikut ini adalah fitur utama dari frame relay:

    - Frame relay memberikan deteksi error tapi tidak memberikan recovery error.
    - Frame relay memberikan transfer data sampai 1.54Mbs
    - Frame relay mempunyai ukuran paket yang bervariable (disebut frame)
    - Frame relay bisa dipakai sebagai koneksi backbone kepada jaringan LAN
    - Frame relay bisa dimplementasikan melalui berbagai macam koneksi sambungan (56K, T1, T3)
    - Frame relay beroperasi pada layer physical dan layer Data link pada model OSI
Gambaran berikut ini adalah konsep bagaimana data ditransmisikan melalui jaringan frame relay:
1.       Router membuat koneksi ke switch frame relay baik langsung maupun lewat CSU/DSU
2.      Jaringan Frame relay mensimulasikan suatu koneksi “selalu on” dengan PVC
3.      Outer pengirim mulai mengirim data segera tanpa membentuk suatu sesi
4.      Switch frame relay melaksanakan pemeriksaan error tapi tidak memperbaiki error tersebut.
5.      Paket yang corrupt akan di jatuhkan tanpa notifikasi
6.      Paket akan menjelajah melalu cloud frame relay tanpa adanya acknowledgement
7.      Piranti pengirim dan penerima lah yang akan melakukan koreksi error
8.      Switch frame relay akan mulai menjatukan paket jika kemapetan jalur mulai terbentuk
9.      Kebanjiran atau kemampetan jaringanlah penyebab dari kehilangan paket secara umum pada jaringan frame relay
10.   Paket akan dihilangkan berdasarkan informasi pada bit Discard Elligable (DE)
11.    Switch frame relay mengirim notifikasi Backward explicit congestion notification (BECN) untuk mengisyaratkan menurunkan rate transfer data.

4) Asychronous Transfer Mode


Asynchronous Transfer Mode (ATM) adalah koneksi WAN berkecepatan tinggi dengan menggunakan teknologi paket switching dengan speed sampai 155 Mbps bahkan 622 Mbps. ATM bisa mentransmisikan data secara simultan dengan digitized voice, dan digitized video baik melalui LAN maupun WAN.

- ATM menggunakan cell berukuran kecil (53-byte) yang lebih mudah diproses dibandingkan cell variable     pada X.25 atau frame relay.
- Kecepatan transfer bisa setinggi sampai 1.2 Gigabit.
- Merupakan line digital berkualitas tinggi dan low noise dan tidak memerlukan error checking.
- Bisa menggunakan media transmisi dari coaxial, twisted pair, atau fiber optic.
- Bisa tansmit data secara simultan
Teknologi ATM menawarkan dua karakteristik yang memperbaiki tingkat kecepatan transfer data. Pertama, besarnya paket yang dikomunikasikan menjadi lebih kecil jika dibandingkan dengan protokol-protokol untuk sistem telepon, sehingga memungkinkan paket-paket dari pengguna yang berbeda yang melewati jaringan pada waktu yang bersamaan dapat dikelompokkan secara merata. Karakteristik ATM yang kedua adalah mengingkatnya kecepatan, dari 25 hingga 155 Mbps. Bahkan, peralatan ATM dapat menggabungkan 16 saluran menajadi satu untuk menghasilkan kecepatan transfer hampir sebesar 2,5 juta bit per detik.

5) Jaringan Wireless Seluler




Jaringan wireless beroperasi dalam sebuah jaringan yang membagi kota atau wilayah kedalam sel-sel yang lebih kecil. Satu sel mencakup beberapa blok kota atau sampai 250 mil persegi. Setiap sel menggunakan sekumpulan frekuensi radio atau saluran-saluran untuk memberikan layanan di area spesifik. Kekuatan radio ini harus dikontrol untuk membatasi jangkauan sinyal geografis. Oleh Karena itu, frekuensi yang sama dapat digunakan kembali di sel terdekat. Maka banyak orang dapat melakukan percakapan secara simultan dalam sel yang berbeda di seluruh kota atau wilayah, meskipun mereka berada dalam satu saluran.
Dalam setiap sel, terdapat stasiun dasar yang berisi antenna wireless dan perlengkapan radio lain. Antenna wireless dalam setiap sel akan menghbungkan penelpon ke jaringan telepon local, internet, ataupun jaringan wireless lain. Antenna wireless mentransimiskan sinyal. Ketika telepon genggam dinyalakan, telpon akan mencari sinyal untuk mengkonfirmasi bahwa layanan telah tersedia. Kemudian telepon akan mentransmisikan nomor identifikasi tertentu, sehingga jaringan dapat melakukan verifikasi informasi konsumen- seperti penyedia layanan wireless, dan nomor telepon.
»»  lanjut yuuu :)
 

(c)2009 Raka Bagja. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger